Sabtu, 21 Oktober 2023

Hadits Arba'in An Nawawi 35/42


Terjemah Hadits:

Dari Abu Hurairah radhiallahu'anhu dia berkata: RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba ALlah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, (dia) tidak menzaliminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya. Takwa itu di sini (seraya menunjuk dadanya sebanyak tiga kali) Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim atas muslim yang lain: haram darahnya, hartanya dan kehormatannya."


Kandungan Hadits:

  1. Larangan untuk saling dengki
  2. Larangan untuk berbuat keji dan menipu dalam urusan jual beli.
  3. Diharamkan untuk memutuskan hubungan terhadap muslim. Sebaliknya harus dijaga persaudaraan dan hak-haknya karena ALlah ta'ala.
  4. Islam bukan hanya aqidah dan ibadah saja, tetapi juga di dalamnya terdapat urusan akhlak dan muamalah.
  5. Hati merupakan sumber rasa takut kepada ALlah ta'ala.
  6. Takwa merupakan barometer keutamaan dan timbangan seseorang.
  7. Islam memerangi semua akhlak tercela karena hal tersebut berpengaruh negatif dalam masyarakat Islam.

Tema-tema hadits ini dalam Al-Qur'an:

  1. Menciptakan pergaulan yang baik dan harmonis: 49:10
  2. Realisasi ukhuwah Islamiyah: 9:71
  3. Barometer kehidupan; Takwa: 49:13
  4. Dihormatinya hak dan martabat seorang muslim: 5:32, 22:30

الأربعين النووية سعد الغامدي

Jumat, 20 Oktober 2023

Hadits Arba'in An Nawawi 34/42


Terjemah Hadits:

Dari Abu Sa'id Al Khudri radhiallahu'anhu berkata: Saya mendengar RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: "Siapa yang melihat kemungkaran maka ubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka ubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu (tolaklah) dengan hatinya dan hal tersebut adalah selemah-lemahnya iman.
(Riwayat Muslim)


Kandungan Hadits:

  1. Menentang pelaku kebatilan dan menolak kemungkaran adalah kewajiban yang dituntut dalam ajaran Islam atas setiap muslim sesuai dengan kemampuan dan kekuatannya.
  2. Ridha terhadap kemaksiatan termasuk di antara dosa-dosa besar.
  3. Sabar menanggung kesulitan dan amar ma'ruf nahi munkar.
  4. Amal merupakan buah dari Iman, maka menyingkirkan kemungkaran juga merupakan buahnya keimanan.
  5. Mengingkari dengan hati diwajibkan kepada setiap muslim, sedangkan pengingkaran dengan tangan dan lisan berdasarkan kemampuannya.

Tema-tema hadits ini dalam Al-Qur'an:

  1. Keutamaan mengatasi kemungkaran: 5:78, 7:165
  2. Realisasi Iman: 2:278, 3:139, 5:23
  3. Tingkatan Iman: 8:2

الأربعين النووية سعد الغامدي

Kamis, 19 Oktober 2023

Hadits Arba'in An Nawawi 33/42


Terjemah Hadits:

Dari Ibnu Abbas radhiallahu'anhuma, sesungguhnya RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: "Seandainya setiap pengaduan manusia diterima, niscaya setiap orang akan mengadukan harta suatu kaum dan darah mereka, karena itu (agar tidak terjadi hal tersebut) maka bagi pendakwa agar mendatangkan bukti dan sumpah bagi yang mengingkarinya."
(Hadits hasan riwayat Baihaqi dan lainnya yang sebagiannya terdapat dalam As Shahihain)


Kandungan Hadits:

  1. Seorang hakim harus meminta dari kedua orang yang bersengketa sesuatu yang dapat menhuatkan pengakuan mereka.
  2. Seorang hakim tidak boleh memutuskan sebuah perkara dengan menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal.
  3. Pada dasarnya seseorang bebas dari tuduhan hingga terbukti perbuatan jahatnya.
  4. Seorang hakim harus berusaha keras untuk mengetahui permasalahan sebenarnya dan menjelaskan hukumnya berdasarkan apa yang tampak baginya.
  5. Bersumpah hanya diperbolehkan atas nama ALlah.

Tema-tema hadits ini dalam Al Qur'an:

  1. Hukum harus ditegakkan: 4:65, 24:51
  2. Penegakkan hukum harus berdasarkan prinsip yang jelas: 24:4, 24:23

الأربعين النووية سعد الغامدي

Rabu, 18 Oktober 2023

Hadits Arba'in An Nawawi 32/42


Terjemah Hadits:

Dari Abu Sa'id, Sa'ad bin Sinan Al Khudri radhiallahu'anhu, sesungguhnya RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak boleh melakukan perbuatan yang mencelakakan (mudharat)"
(Hadits hasan diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Daruqutni serta lainnya dengan cara musnad, juga diriwayatkan oleh Imam Malik dalam Muwatha' secara mursal dari Amr bin Yahya dari bapaknya dari RasuluLlah, dia tidak menyebutkan Abu Sa'id, akan tetapi hadits ini memiliki jalan-jalan yang saling menguatkan).


Kandungan Hadits:

  1. Ajaran Islam sangat mementingkan keselamatan pribadi dan orang lain.
  2. Termasuk sesuatu yang diharamkan adalah sesuatu yang berbahaya, seperti: rokok, narkotik, dll.

Tema-tema hadits ini dalam Al Qur-an:
  1. Larangan mendatangkan kecelakaan: 2:195
الأربعين النووية سعد الغامدي

Selasa, 17 Oktober 2023

Hadits Arba'in An Nawawi 31/42


Terjemah Hadits:

Dari Abu Abbas Sahl bin Sa'ad Assa'idi radhiallahu'anhu dia berkata: Seseorang mendatangi RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam, maka beliau berkata: Wahai RasuluLlah, tunjukkan kepadaku sebuah amalan yang jika aku kerjakan, ALlah dan manusia akan mencintaiku, maka beliau bersabda, "Zuhudlah terhadap dunia maka engkau akan dicintai ALlah dan zuhudlah terhadap apa yang ada pada manusia maka engkau akan dicintai manusia.
(Hadits hasan riwayat Ibnu Majah dan lainnya dengan sanad hasan.)


Kandungan Hadits:

  1. Menuntut kecukupan terhadap dunia adalah perkara wajib, sedang zuhud adalah tidak adanya ketergantungan dan terpusatnya perhatian terhadapnya.
  2. Bersikap qanaah terhadap rizki yang halal dan ridha terhadapnya seta bersikap Iffah dari perbuatan haram dan hati-hati terhadap syubhat.
  3. Jiwa yang merasa cukup dan iffah serta berkorban dengan harta dan jiwa ji jalan ALlah merupakan hakekat zuhud.

Tema-tema hadits ini dalam Al Qur'an:

  1. Zuhud: 18:45-46, 29:64, 102:1-5
  2. Menghindari penyakit hasad (dengki): 113:5

الأربعين النووية سعد الغامدي

Senin, 16 Oktober 2023

Hadits Arba'in An Nawawi 30/42


Terjemah Hadits:

Dari Abi Tsa'labah Al Khusyani Jurtsum bin Nasyir radhiallahu'anhu, dari RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam di berkata: "Sesungguhnya ALlah ta'ala telah menetapkan kewajiban-kewajiban. Maka, janganlah kalian mengabaikannya. Dan telah menetapkan batasan-batasannya, janganlah kalian melampauinya. Dia telah mengharamkan segala sesuatu, maka janganlah kalian melanggarnya. Dia mendiamkan sesuatu sebagai kasih sayang terhadap kalian dan bukan karena lupa. Jangan kalian mencari-cari tentangnya.

(Hadits ini dikategorikan sebagai hadits dha'if) Lihat Qowa'id wa Fawa'id Minal Arbain An Nawawiah karangan nazim Muhammad sulthan, hal. 262. Lihat pula Misykatul Mashabih, takhrij Syekh Al Albani, hadits no. 197, Juz 1. Lihat pula Jami' Al Ulum wal Hikam, oleh Ibnu Rajab. الأربعين النووية سعد الغامدي

Minggu, 15 Oktober 2023

Hadits Arba'in An Nawawi 29/42


Terjemah Hadits:

Dari Mu'az bin Jabal radhiallahu'anhu dia berkata: Saya berkata: "Ya RasuluLlah, beritahukan saya tentang perbuatan yang dapat memasukkan saya ke dalam surga dan menjauhkan saya dari neraka." Beliau bersabda: "Engkau telah bertanya tentang sesuatu yang besar, dan perkara tersebut mudah bagi mereka yang dimudahkan ALlah ta'ala: Beribadah kepada ALlah dan tidak menyekutukan-Nya sedikitpun, menegakkan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji." Kemudian beliau(RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam) bersabda: "Maukah engkau aku beritahukan tentang pintu-pintu surga? Puasa adalah benteng, Sedekah adalah mematikan(menghapuskan) kesalahan sebagaimana air mematikan api, dan shalatnya seseorang di tengah malam (qiyamul lail)." Kemudian beliau membicarakan ayat(yang artinya): "Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya...." Kemudian beliau bersabda: "Maukah kalian aku beritahukan pokok dari segala perkara, tiangnya dan puncaknya?" Aku menjawab: "Mau ya Nabi ALlah." "Pokok Perkara adalah Islam, tiangnya adalah sholat dan puncaknya adalah jihad." Kemudian beliau bersabda: "maukah kalian aku beritahukan sesuatu (yang jika kalian laksanakan) kalian dapat memiliki semua itu? Saya berkata: "Mau ya RasuluLlah." Maka RasuluLlah memegang lisannya lalu bersabda, "Jagalah ini (dari perkataan kotor/buruk)." Saya berkata, "Ya Nabi ALlah, apakah kita akan dihukum juga atas apa yang kita bicarakan?" Beliau bersabda, " Ah kamu ini, adakah yang menyebabkan seseorang terjungkal wajahnya di neraka -atau sabda beliau: di atas hidungnya- selain buah dari yang diucapkan oleh lisan-lisan mereka?"


Kandungan Hadits:

  1. Perhatian shahabat yang sangat besar untuk melakukan amal yang dapat memasukkan mereka ke surga.
  2. Amal perbuatan merupakan sebab masuk surga jika aLlah menerimanya dan hal ini tidak bertenteangan dengan sabda RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam "Tidak masuk surga setiap kalian dengan amalnya." Maka hadits tersebut adalah bahwa amal dengan sendirinya tidak berhak memasukkan seseorang ke surga selama ALlah belum menerimanya dengan karunia-Nya dan Rahmat-Nya.
  3. Mentauhidkan ALlah dan menunaikan kewajiban adalah sebab masuknya seseorang ke dalam Surga.
  4. Shalat sunnah setelah shalat fardhu merupakan sebab kecintaan ALlah ta'ala kepada hambanya.
  5. Bahaya lisan dan perbuatannya akan dibalas dan bahwa dia mencampakkan seseorang ke neraka karena ucapannya.

Tema-tema hadits ini dalam Al Qur'an:

  1. Hakekat keselamatan: masuk surga dan terhindar dari neraka: 3:185
  2. ALlah memudahkan setiap upaya kebaikan: 2:185
  3. Qiyamullail: 17:79
  4. Keutamaan Jihad: 61:11, 9:19
  5. Menjaga lisan: 50:18

الأربعين النووية سعد الغامدي