Minggu, 08 Oktober 2023

Hadits Arba'in An Nawawi 22/42

Terjemah Hadits:

Dari Abu Abdullah, Jabir bin Abdullah Al Anshary radhiallahu'anhuma: Seseorang bertanya kepada RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam, seraya berkata: Bagaimana pendapatmu jika saya melaksanakan sholat yang wajib, berpuasa Ramadhan, menghalalkan yang halal dan mengharamkan yang haram dan saya tidak tambah sedikitpun. Apakah saya akan masuk surga? Beliau bersabda: Ya. (Riwayat Muslim)

Catatan:

1. Seseorang yang bertanya dalam riwayat tersebut adalah An Nu'man bin Qauqal. 2. Maksud mengharamkan yang haram adalah menghindarinya dan maksud menghalalkan yang halal adalah mengerjakannya dengan keyakinan akan kehalalannya.

Kandungan Hadits:

1. Setiap muslim dituntut untuk bertanya kepada ulama tentang syariat Islam, tentang kewajibannya dan apa yang dihalalkan dan diharamkan baginya jika hal tersebut tidak diketahuinya. 2. Penghalalan dan pengharaman merupakan aturan syariat. Tidak ada yang berhak menentukannya kecuali ALlah ta'ala. 3. Amal saleh merupakan sebab masuknya seseorang ke dalam surga. 4. Keinginan dan perhatian yang besar dari para sahabat RasuluLlah serta kerinduan mereka terhadap surga, serta upaya mereka dalam mencari jalan untuk sampai ke sana. Tema-tema hadits ini dalam Al Qur'an: 1. Evaluasi diri/ muhasabah: 59:18 2. Rindu Surga: 3:133, 66:11 3. Memperhatikan halal haram dalam kehidupan: 9:29, 66:1, 7:157 الأربعين النووية سعد الغامدي

Sabtu, 09 September 2023

Hadits Arba'in An Nawawi 21/42


 

Terjemah Hadits:

Dari Abu Amr, -ada juga yang mengatakan-: Abu 'Amrah, Sufyan bin Abdillah Ats Tsaqofi radhiallahu'anhu dia berkata, saya berkata: Wahai RasuluLlah, katakan kepada saya tentang Islam sebuah perkataan yang tidak saya tanyakan kepada seorangpun selainmu. Beliau bersabda, katakanlah: "Saya beriman kepada ALlah, kemudian berpegang teguhlah."
(Riwayat Muslim)


Kandungan Hadits:

  1. Iman kepada ALlah ta'ala harus mendahului ketaatan.
  2. Amal saleh dapat menjaga keimanan.
  3. Iman dan amal saleh keduanya harus dilaksanakan.
  4. Istiqomah merupakan derajat yang tinggi.
  5. Keinginan yang kuat dari para sahabat RasuluLlah dalam menjaga agamanya dan merawat keimanannya.
  6. Perintah untuk istiqomah dalam tauhid dan ikhlas beribadah hanya kepada ALlah semata hingga mati.

Tema-tema hadits ini dalam Al Qur'an:

  1. Bertanya untuk mendapatkan kebaikan: 2:149, 2:512, 2:217, 2:219-220
  2. Iman dan Istiqomah: 41:30, 46:13, 72:16, 15:99

الأربعين النووية سعد الغامدي

Jumat, 08 September 2023

Hadits Arba'in An Nawawi 20/42



Terjemah Hadits:

Dari Abu Mas'ud Uqbah bin Amr Al Anshary Al Badry radhiallahu'anhu dia berkata, RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya ungkapan yang telah dikenal orang-orang dari ucapan nabi-nabi terdahulu adalah: jika engkau tidak malu perbuatlah apa yang engkau suka.
(Riwayat Bukhari)


Kandungan Hadits:

  1. Malu merupakan tema yang telah disepakati oleh para nabi dan tidak terhapus ajarannya.
  2. Jika seseorang telah meninggalkan rasa malu, maka jangan harap lagi (kebaikan) darinya sedikitpun.
  3. Malu merupakan landasan akhlak mulia dan selalu bermuara kepada kebaikan. Siapa yang banyak malunya lebih banyak kebaikannya. Dan siapa yang sedikit rasa malunya, semakin sedikit kebaikannya.
  4. Rasa malu merupakan perilaku dan dapat dibentuk. Maka setiap orang yang memiliki tanggung jawab hendaknya memperhatikan bimbingan terhadap mereka yang menjadi tanggung jawabnya.
  5. Tidak ada rasa malu dalam mengajarkan hukum-hukum agama serta menuntut ilmu dan kebenaran. ALlah ta'ala berfirman: "Dan ALlah tidak malu dari kebenaran"(33:53).
  6. Diantara manfaat rasa malu adalah 'iffah(menjaga diri dari perbuatan tercela) dan wafa'(menepati janji).
  7. Rasa malu merupakan cabang iman yang wajib diwujudkan.

Tema-tema hadits ini dalam Al Qur'an:

  1. Menumbuhkan rasa malu sesuai proporsinya: 33:53

الأربعين النووية سعد الغامدي

Kamis, 07 September 2023

Hadits Arba'in An Nawawi 19/42



Terjemah Hadits:

Dari Abu Al Abbas Abdullah bin Abbas radhiallahu'anhuma, beliau berkata: Suatu saat saya berada di belakang nabi shallallahu'alaihi wa sallam, maka beliau bersabda: "Wahai ananda, saya akan mengajarkan kepadamu empat perkara: Jagalah ALlah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah ALlah niscaya Dia akan selalu berada di hadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada ALlah. Jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada ALlah. Ketahuilah sesungguhnya jika suatu umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat kepadamu atas sesuatu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah ALlah tetapkan bagimu, dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmy atas sesuatu, niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali kecelakaan yang telah ALlah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering."
(Riwayat Turmuzi dan dia berkata: Haditsnya hasan shahih)
Dalam sebuah riwayat selain Turmuzi dikatakan: "Jagalah ALlah, niscaya engkau akan mendapatkan-Nya di depanmu. Kenalilah ALlah di waktu senggang niscaya Dia akan mengenalmu di waktu susah. Ketahuilah bahwa apa yang tidak ditakdirkan atasmu tidak akan menimpamu dan apa yang menimpamu, itulah yang ditakdirkan atasmu. Ketahuilah bahwa kemenangan bersama kesabaran dan kemudahan bersama kesulitan dan kesulitan bersama kemudahan."


Catatan:

  1. Jaga ALlah; maksudnya adalah bertakwalah kepada ALlah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
  2. ALlah selalu berada di hadapanmu; maksudnya pertolongan dan perlindungan-Nya selalu membersamai.
  3. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering; maksudnya adalah segala sesuatu telah ditakdirkan dan dibukukan pencatatannya oleh ALlah ta'ala.

Kandungan Hadits:

  1. Perhatian RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam dalam mengarahkan umatnya serta menyiapkan generasi mu'min idaman.
  2. Termasuk adab pengajaran adalah menarik perhatian pelajar agar timbul keinginannya terhadap pengetahuan sehingga hal tersebut lebih terkesan dalam dirinya.
  3. Siapa yang konsekwen melaksanakan perintah-perintah ALlah, niscaya ALlah akan menjaganya di dunia dan akhirat.
  4. Beramal saleh serta melaksanakan perintah ALlah dapat menolak bencana dan mengeluarkan seseorang dari kesulitan.
  5. Tidak mengarahkan permintaan apapun(yang tidak dapat dilakukan makhluk) selain kepada ALlah semata.
  6. Manusia tidak akan mengalami musibah kecuali berdasarkan ketetapan ALlah ta'ala.
  7. Menghormati waktu dan menggunakannya untuk sesuatu yang bermanfaat sebagaimana RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam memanfaatkan waktunya saat beliau berkendara.

Tema-tema hadits ini dalam Al Qur'an:

  1. Menyiapkan generasi beriman: 4:9, 25:74, 46:15
  2. ALlah tempat bergantung dan berlindung: 1:5, 112:2
  3. Musibah dan keberuntungan hanya datang dari ALlah: 64:11, 9:51, 7:188, 10:49.

الأربعين النووية سعد الغامدي

Rabu, 06 September 2023

Hadits Arba'in An Nawawi 18/42



Terjemah Hadits:

Dari Abu Zar, Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman dan Muaz bin Jabal radhiallahu'anhuma dari RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam beliau bersabda: "Bertakwalah kepada ALlah di mana saja kamu berada, iringilah keburukan dengan kebaikan yang dapat menghapusnya dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik."
(Riwayat Turmuzi, dia berkata, haditsnya hasan. Pada sbagian cetakan dikatakan hasan shahih.)



Kandungan Hadits:

  1. Takwa kepada ALlah merupakan kewajiban setiap muslim dan dia merupakan asas diterimanya amal shaleh.
  2. Bersegera melakukan ketaatan setelah keburukan secara langsung, karena kebaikan akan menghapuskan keburukan.
  3. Bersungguh-sungguh menghias diri dengan akhlak mulia.
  4. Menjaga pergaulan yang baik merupakan kunci kesuksesan, kebahagiaan dan ketenangan di dunia dan akhirat. Hal tersebut dapat menghilangkan dampak negatif pergaulan.


Tema-tema hadits ini dalam Al Qur'an:

  1. Takwa, bekal di setiap tempat dan waktu: 2:197
  2. Akhlak mulia: 68:4
الأربعين النووية سعد الغامدي

Selasa, 05 September 2023

Hadits Arba'in An Nawawi 17/42



Terjemah Hadits:

Dari Abu Ya'la Syaddad bin Aus radhiAllahu'anhu dari RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya ALlah telah menetapkan perbuatan baik(ihsan) atas segala sesuatu. Jika kalian membunuh maka berlakulah baik dalam hal tersebut. Jika kalian menyembelih, berlakulah baik dalam hal itu. Hendaklah kalian mengasah pisaunya dan menyenangkan hewan sembelihannya.
(Riwayat Muslim)



Kandungan Hadits:

  1. Syariat Islam menuntut perbuatan ihsan kepada setiap makhluk termasuk di antaranya adalah hewan.
  2. Tidak boleh menyiksa dan merusak tubuh sebagai sasaran dan tujuan. Tidak juga boleh menyayat-nyayat orang yang dihukum qishash.
  3. Termasuk ihsan juga adalah terhadap hewan ternak dan belas kasih terhadapnya. Tidak boleh membebaninya di luar kemampuannya serta tidak menyiksanya saat menyembelihnya.

Tema-tema hadits ini dalam Al Qur'an:

  1. Profesionalisme: 28:77
  2. Berbuat baik hingga kepada seluruh makhluk(ihsan): 2:195
الأربعين النووية سعد الغامدي

Senin, 04 September 2023

Hadits Arba'in An Nawawi 16/42



Terjemah Hadits:

Dari Abu Hurairah radhiallahu'anhu sesungguhnya seseorang bertanya kepada RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam: (Ya RasuluLlah shallallahu'alaihi wa sallam) nasihatilah saya. Beliau bersabda: "Jangan kamu marah." Dia menanyakan hal itu berkali-kali. Maka beliau bersabda: "Jangan engkau marah."
(Riwayat Bukhari"



Kandungan Hadits:

  1. Anjuran bagi setiap muslim untuk memberikan nasihat dan mengenal perbuatan-perbuatan kebajikan, menambah wawasan ilmu yang bermanfaat serta memberikan nasihat yang baik.
  2. Larangan marah.
  3. Dianjurkan untuk mengulangi pembicaraan hingga pendengar menyadari pentingnya dan kedudukannya.

Tema-tema hadits ini dalam Al Qur'an:

  1. Meninggalkan sifat pemarah: 3:159, 3:134
الأربعين النووية سعد الغامدي